INFORMASIUPDATENEWS.COM, DENPASAR – Lena KS (26), salah seorang korban kecelakaan yang terjadi saat sebuah mobil menabrak warung di Jalan Ahmad Yani Utara, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (30/6/2026) sore, mengalami luka bakar seluas 21 persen.
Luka bakar tersebut terjadi setelah korban tersiram minyak goreng panas yang tumpah dari kuali saat mobil menghantam warung tempatnya bekerja.
Hingga Kamis (2/7/2026), Lena masih menjalani perawatan intensif di RSUD Wangaya Denpasar. Tim medis juga menjadwalkan tindakan pembersihan jaringan luka (debridement) untuk mempercepat proses penyembuhan sekaligus mencegah infeksi.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Wangaya, dr. I Wayan Edi Wirawan, mengatakan korban mengalami luka bakar sekitar 21 persen dengan dominasi luka bakar derajat IIA.
"Penanganan pertama di IGD dilakukan dengan pendinginan pada luka bakar serta pemberian infus. Setelah kondisi stabil, pasien dipindahkan ke ruang rawat inap dan hingga saat ini masih menjalani proses pendinginan luka," ujarnya.
Menurut Edi, kondisi korban saat ini sadar dan masih dapat diajak berkomunikasi. Namun, korban masih merasakan nyeri hebat akibat luka bakar yang disebabkan siraman minyak panas.
"Pasien masih sadar dan bisa diajak berbicara. Yang dirasakan saat ini adalah nyeri akibat luka bakar karena minyak panas," katanya.
Setelah tindakan debridement dilakukan, tim dokter akan kembali mengevaluasi perkembangan kondisi luka untuk menentukan penanganan lanjutan.
"Setelah pembersihan, kami akan mengevaluasi kembali perkembangan kondisi luka sebelum menentukan penanganan berikutnya," jelasnya.
Biaya perawatan korban diketahui ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Sebelumnya, kecelakaan terjadi ketika mobil Suzuki XL7 bernomor polisi DK 1926 ADU yang dikemudikan Eko DAS (34) menabrak sebuah warung ayam geprek di Jalan Ahmad Yani Utara.
Saat kejadian, Lena KS bersama rekannya, I Ketut Sugi JA (30), sedang menyiapkan pesanan pelanggan. Lena mengalami luka bakar akibat tersiram minyak goreng mendidih, sedangkan I Ketut Sugi hanya mengalami luka ringan pada kaki akibat cipratan minyak panas dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.
Seorang pelanggan bernama Eko Budi Nugroho juga mengalami nyeri pada kaki kiri akibat benturan saat kejadian.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi kehilangan konsentrasi.
Menurut keterangan pengemudi, sebelum kejadian ia mencium bau tidak sedap di dalam mobil. Saat berusaha membuka kaca jendela, konsentrasinya terpecah hingga kendaraan kehilangan kendali.
"Sebelum menabrak warung, mobil tersebut lebih dulu menabrak empat unit sepeda motor yang sedang parkir. Laju mobil baru terhenti setelah menghantam warung ayam geprek," ujar Iptu Adi.